Liga Italia: Matthijs de Ligt mengakui, bergabung dengan Juventus adalah sebuah kemunduran

30 Juli 2022

|


BOLA TRIBUN855 - Juventus memilih rela kehilangan salah satu bek termahal, Matthijs de Ligt pada bursa transfer musim panas 2022. Pemain asal Belanda itu resmi mengenakan seragam Bayern Munich.

Kepergian Matthijs de Ligt dari Juventus akan menjadi titik awal kebangkitannya sebagai bek terbaik dunia. Dia memiliki karir yang rumit selama dua musim terakhir di Turin.

De Ligt tampil fantastis di Ajax Amsterdam. Penampilannya juga membawa klub sukses di Eredivisie dan juga tampil bagus di Liga Champions.

De Ligt tidak hanya dianggap sebagai bek yang kuat. Tetapi juga memiliki kepemimpinan yang luar biasa di lapangan. Namun hal itu sepertinya tidak berlaku saat dia mengenakan seragam Juventus.



Kembali ke Juventus


Matthijs de Ligt kemudian memilih bergabung dengan Juventus pada musim panas 2019. Di sana ia bertemu dengan pemain senior seperti Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci.

Tentu saja De Ligt tidak bisa menjadi kapten karena banyak pemain yang lebih senior darinya. Bek yang kini berusia 22 tahun itu kemudian ditanya apakah bergabung dengan Juventus merupakan sebuah kemunduran dalam hal itu. Dia kemudian memberikan jawaban yang akan merepotkan Bianconeri.

"Ya, Anda bisa mengatakan itu," jawabnya dalam sebuah wawancara dengan ESPN.

“Saya adalah kapten di Ajax dan saya merasa harus memimpin tim ini. Tentu saja, ketika Anda pergi ke tim dengan legenda seperti di pertahanan dan penjaga gawang, untuk anak berusia 19 tahun mungkin agak sulit untuk mengekspresikan dirinya dengan cara yang dia bisa.

"Di satu sisi, saya kurang dalam diri saya, tetapi saya belajar banyak dan mencoba menyerap banyak hal setiap hari untuk menjadi pemain dan pemimpin yang lebih baik," kata De Ligt.



Masalah di Juventus


Selama di Juventus, terlihat Matthijs de Ligt kesulitan beradaptasi dengan permainan Italia. Tapi dia masih bisa bermain karena Juve kehilangan Giorgio Chiellini dan Merih Demiral yang cedera.

De Ligt kemudian ditanya kendala apa yang dihadapinya selama bermain untuk Juventus. Dia mengatakan bahwa sistem permainan di Juve dan Ajax sangat berbeda.

“Ini gaya bertahan yang sangat berbeda. Di Ajax Anda banyak menekan, Anda mengambil risiko, di Juventus ini lebih tentang apa yang ada di belakang Anda.

“Di Italia, kecepatan liga juga lebih lambat. Mereka memenangkan empat Piala Dunia dengan gaya permainan ini, jadi saya tahu mereka merasa itu cara yang benar.



Menyesal Sarri dipecat


Matthijs de Ligt kemudian mengakui bahwa salah satu alasan dia hengkang ke Juventus adalah karena Maurizio Sarri. Dia kemudian menyesal bahwa Bianconeri terlalu cepat untuk menendang Sarri dari kursi pelatih.

"Saya datang ke Juventus dengan ide bermain sepakbola yang lebih menyerang, karena Sarri adalah pelatih dan dia memiliki nama yang sangat bagus di dunia sepakbola, bermain sepakbola yang luar biasa bersama Napoli dan Chelsea," katanya.

"Saya mengharapkan lebih banyak gaya Ajax di sana, tapi sayangnya setelah satu tahun dia dipecat," katanya.


KUNJUNGI JUGA SITUS:TRIBUN855


Detail Kontrak di Bayern Munich


Matthijs de Ligt akhirnya resmi menjadi pemain Bayern Munich. Meninggalkan Juventus, bek Belanda itu menandatangani kontrak jangka panjang.

Matthijs de Ligt memiliki kontrak lima tahun hingga 2027. Ini menunjukkan bahwa Bayern Munich menjadikan pemain berusia 22 tahun itu sebagai proyek jangka panjang.

biaya transfer total 80 juta Euro. 70 juta Euro dibayar di muka sementara tambahan 10 juta Euro tetap tertinggal.

Kedatangan De Ligt dari Juventus telah melegakan manajer Julian Nagelsmann. Jadi dia punya pilihan jelas siapa yang akan menemani Dayot Upamecano sebagai penjaga gawang bertahan.

Sumber: ESPN



0 comments:

Posting Komentar

SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA

SLOT4D2
SLOT4D
IDTRIBUN
ROMEOSLOT

SOCIAL MEDIA