BOLA TRIBUN855 - Erik Ten Hag melakukan debut yang oke di Manchester United. Ia membawa MU Buldoser Liverpool di Bangkok, Selasa (7 Desember 2022).
Manchester United telah berada di Bangkok sejak akhir pekan lalu. Mereka bersiap menghadapi Liverpool dalam laga bertajuk Bangkok Century Cup 2022.
Dalam laga ini, MU secara tak terduga mengalahkan Liverpool dengan telak. The Red Devils tak kenal lelah menang dengan skor telak 4-0 lewat gol-gol Jadon Sancho (12 menit), Fred (30 menit), Anthony Martial (33 menit) dan Facundo Pellistri (76 menit). ..
Ada beberapa hal yang bisa MU pelajari dari kemenangan epik ini. Apakah mereka?
Sentuhan Erik ten hag
Pelajaran pertama untuk mengalahkan Liverpool 4-0 adalah seperti apa gaya bermain Manchester United musim depan.
Sejak awal masa kepelatihannya di Manchester United, Ten Hag dengan tegas menyatakan ingin timnya bermain dominan dan agresif. Ini terutama terlihat pada pertandingan ini di babak pertama.
MU juga banyak menekan pemain Liverpool dan berhasil memaksa para bek Liverpool melakukan kesalahan. Selain itu, aliran bola United menjadi lebih cair di laga ini. Alhasil, dasar-dasar permainan Setan Merah musim depan sudah mulai terlihat.
PR lini belakang
Masih terkait poin sebelumnya, Erik Ten Hag masih perlu mengasah lini pertahanannya agar tetap lebih disiplin dalam skema permainannya.
Hal ini terlihat saat United Presshai, Victor Lindelof dan Raphal Varane kerap keluar dari area pertahanan. Akibatnya, UM cenderung membuat beberapa konsesi dalam skema serangan balik.
Mengingat sebagian besar dari dua bek dan bek tengah United ini tidak cukup cepat untuk berlari, jika mereka tidak ingin dipermalukan di liga, Erik Ten Hag ada di sini, Anda harus mulai membenahi sisi-sisinya.
MRS
Cristiano Ronaldo memiliki keraguan untuk bertahan di Manchester United musim depan. Tapi Erik Ten Hag bisa mengandalkan trisula baru mereka, MRS, jadi jangan khawatir.
Ya, dalam laga melawan Liverpool, Ten Hag mencoba menyerang Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Jadon Sancho secara bersamaan. hasil? spesial!
Ketiga pemain ini memiliki hubungan yang baik. Karena tipe permainannya yang mirip, maka bisa saling mengisi posisi saat menyerang, sehingga menyulitkan pemain bertahan musuh untuk menghadapi ketiga pemain tersebut.
Jika Trisula ini terus diasah dan diberi waktu yang cukup untuk saling mengenal, Setan Merah dipastikan bisa bergerak cepat dari Ronaldo.
De Gea Makin Joss
Laga melawan Liverpool ini membuktikan bahwa Erik Ten Hag yakin akan memberikan posisi kiper utama kepada David de Gia.
Sebelumnya, banyak yang menduga De Gea bisa memainkan skema permainan TenHag. Tenhug suka memulai permainan dengan penjaga gawang, tetapi De Gea tidak pandai mengoper bola.
Namun di laga ini, Degia menunjukkan bahwa dirinya masih bisa berkembang di usia yang masih belia. Dia sangat akurat dalam memainkan bola dari belakang. Bahkan penjaga gawang pun sudah menunjukkan kepiawaiannya mengontrol bola dengan memainkannya di area pertahanan.
Masalah reflek penyelamatan tidak perlu diragukan lagi. De Gea benar-benar menjadi bintang dengan menghadang banyak peluang berbahaya Liverpool di laga ini.
KUNJUNGI JUGA SITUS:TRIBUN855
Bakat muda
Rekor terakhir dari pertandingan tersebut adalah Manchester United memiliki beberapa pemain muda dengan prospek cerah di masa depan.
Erik ten Hag hanya membela mayoritas pemain muda di babak kedua. Di saat yang sama, Jurgen Klopp memasukkan banyak pemain inti Liverpool.
Di babak kedua, pertandingan MU cukup disiplin. Mereka berhasil mengekang serangan Liverpool.
Namun ketika ada celah, mereka bisa melancarkan serangan balik yang mematikan. Setidaknya ada Zidane Iqbal, Amad Diallo dan Facundo Pellistri yang tampil apik di babak kedua. Karena itu, mereka layak mendapat lebih banyak peluang di tim MU.









0 comments:
Posting Komentar