BOLA TRIBUN855 - Paul Pogba resmi meninggalkan Manchester United (MU) dan kembali ke Juventus. Ia kini terbuka dengan persoalan yang dihadapinya dalam memperkuat Setan Merah.
Musim kedua petualangan Paul Pogba di Manchester United tidak berjalan mulus. Sejak kembali ke Old Trafford pada tahun 2016, Pogba tidak dapat mencapai potensi penuhnya.
Setelah itu, pemain Prancis secara konsisten tidak bisa masuk ke starting lineup. Alhasil, ia kerap dikritik oleh fans MU.
Pogba akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan MU yang akan berakhir pada Juni 2022. Ia mengaku mengikuti kata hatinya dan memilih kembali ke MU.
Lantas apa masalah yang dihadapi Paul Pogba selama di Manchester United?
Tiga Penyebab Masalah Pogba di Manchester United
Paul Pogba mengatakan cederanya, beberapa pergantian pelatih, dan posisinya di lapangan merusak mantra keduanya di United. Namun, Pogba tidak sepenuhnya menyesali keputusannya untuk kembali ke Manchester United.
Dia mengatakan semua kesulitan yang dia alami di Old Trafford membuatnya tumbuh dan tumbuh menjadi seorang pria. Tak heran, ia sangat senang bisa kembali ke Juventus.
Paul Pogba mengatakan bahwa, di antara banyak tawaran lainnya, memilih untuk kembali ke Juventus lebih dari sekadar mimpi.
Pernyataan Pogba
"Di Manchester, kami memiliki banyak masalah, termasuk cedera, manajer yang berbeda (lima), dan posisi di lapangan," Pogba dikutip, Rabu (13 Juli 2022) oleh sepakbola Italia.
"Meskipun saya fokus melakukan yang terbaik di Manchester United, pesan dari fans Juventus selalu membuat saya bahagia."
"Musim lalu, ketika saya memiliki satu tahun tersisa di kontrak saya, saya berpikir untuk kembali ke Juventus. Dan sekarang saya di sini. Sekarang saya bahagia. Saya percaya pada takdir. Saya pergi. Saya senang dengan pilihan saya, dalam hidup saya,” tambahnya.
KUNJUNGI JUGA SITUS:TRIBUN855
Saya tidak menyesalinya
Paul Pogba mengatakan dia tidak menyesali pilihannya untuk kembali ke Manchester United lima tahun lalu. Pogba hanya meraih dua medali di Manchester United: Trofi Liga Europa 2016/2017 dan Piala Liga.
Bahkan, saat memperkuat Juventus dari 2012 hingga 2016, ia berhasil meraih dua gelar Serie A dan dua trofi Coppa Italia.
"Inilah hidup. Terkadang Anda membuat keputusan yang gagal, tetapi saya senang dengan tahun saya di Manchester," katanya.
"Saya tumbuh, belajar, dan menjadi seorang pria. Saya tidak salah. Tuhan menginginkan ini. Saya sangat senang berada di Juventus hari ini," tambahnya.
Sumber: sepak bola Italia









0 comments:
Posting Komentar